Seraya Timur 'Dihijaukan', Bupati Gus Par Tanam Bibit Mete untuk Tingkatkan Hasil Pertanian
GOOGLE NEWS
BERITAKARANGASEM.COM, KARANGASEM.
Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata yang akrab disapa Gus Par, turun langsung ke Desa Seraya Timur, Tanah Barak, untuk turut serta dalam gerakan penanaman bibit mete bersama petani dari kelompok Ancak Lestari.
Kegiatan ini bertujuan untuk meremajakan tanaman mete yang sudah berusia tua dan mengalami penurunan produksi.
Tanaman mete di Karangasem memiliki potensi yang sangat besar sebagai komoditas pertanian unggulan.
Namun, seiring waktu, banyak tanaman mete yang mulai menua dan menghasilkan produksi yang menurun.
Oleh karena itu, gerakan penanaman bibit mete baru menjadi langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas komoditas ini.
"Penanaman bibit mete yang baru ini bukan hanya untuk meningkatkan produksi mete, tetapi juga untuk memastikan bahwa tanah yang sudah lama tidak produktif bisa kembali dihijaukan.
Gerakan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi petani lainnya untuk menjaga kelestarian tanaman dan memaksimalkan hasil pertanian," ujar Bupati Gus Par.
Karangasem memiliki luas tanaman mete yang cukup signifikan, mencapai 6.270,24 hektar dengan produksi tahunan sekitar 1.709,48 ton.
Tanaman mete di daerah ini dikenal memiliki kualitas yang sangat baik dan berpotensi untuk meningkatkan perekonomian petani setempat.
Baca juga:
Karangasem Gencarkan Lobi Pusat Demi Realisasi Program AGUNG
Dengan adanya gerakan penanaman bibit mete ini, diharapkan dapat memperbaiki kualitas dan kuantitas produksi mete di Karangasem, yang nantinya akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan para petani.
Di samping itu, langkah ini juga diharapkan dapat mendukung visi pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi pertanian sebagai sumber daya ekonomi utama.
Sebanyak 5 hektar lahan di kawasan bukit Seraya Timur, yang terkenal dengan kondisi tanahnya yang tandus, menjadi lokasi utama penanaman bibit mete.
Selain memberikan dampak positif terhadap peningkatan produksi mete, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengembalikan kesuburan tanah yang telah lama terlupakan.
Dengan upaya penghijauan ini, diharapkan kawasan bukit Seraya Timur bisa kembali menjadi kawasan yang subur, produktif, dan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat setempat.
Bupati Gus Par berharap bahwa gerakan penanaman bibit mete ini dapat menjadi tonggak awal dari revitalisasi sektor pertanian di Karangasem.
"Dengan semangat bersama, diharapkan dapat tercipta keberlanjutan pertanian yang tidak hanya meningkatkan kesejahteraan petani, tetapi juga menjadikan Karangasem sebagai salah satu sentra produksi mete unggulan di Bali,” pungkasnya.
Editor: Aka Kresia
Reporter: bbn/tim