1.044 KPM Belum Melakukan Transaksi di Karangasem - Beritakarangasem.com

News

1.044 KPM Belum Melakukan Transaksi di Karangasem

Jumat, 22 Oktober 2021 | 11:15 WITA
1.044 KPM Belum Melakukan Transaksi di Karangasem

beritabali.com/ist/1.044 KPM Belum Melakukan Transaksi di Karangasem

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritakarangasem.com, Karangasem.
Sebanyak 28.580 warga Kabupaten Karangasem terdaftar sebagai keluarga penerima manfaat (KPM) Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dari Kementerian Sosial.
Hanya saja, dari keseluruhan data penerima tersebut, sejauh ini per tanggal 16 Oktober 2021, Koordinator Daerah mencatat sebanyak 1.044 penerima manfaat belum melakukan transaksi alias belum menggesek dan membelanjakan bantuan tersebut ada yang periode 1 bulan, 2 bulan hingga 3 bulan.
"Sejumlah kendala yang selama ini kerap kita temukan penyebab penerima manfaat belum mencairkan bantuan di samping karena ada yang sudah meninggal dunia ada juga penerima yang memilih untuk merima bantuan lain tentunya dengan surat pernyataan serta ada juga yang sudah berstatus sebagai PNS, TNI dan Polri," terang Korda Sembako,  Ni Luh Sriasih saat menjelaskan terkait KPM BPNT di Karangasem di hadapan Kadinsos, I Nyoman Daging dan Sekda Karangasem, I Ketut Sedana Merta pada Kamis, (21/10/2021). 
Lanjut Sriasih, apabila dalam waktu 90 hati, bantuan tak kunjung dicairkan maka secara otomatis dana akan di kembalikan ke pusat secara otomatis. Oleh sebab itu pihaknya akan merekap data untuk lebih mendalam mencari tahu apa kendala yang dihadapi. Khusus bagi penerima yang bisa transaksi tetapi belum membelanjakan uangnya diharapkan agar segera melakukan transaksi.
Halaman :

TAGS : Sekda Karangasem Karangasem Kementerian Sosial Bantuan Pangan Non Tunai Berita Karangasem Berita Bahasa Bali Berita Berbahasa Bali Berita Karangasem Terkini Berita Karangasem Hari Ini Info Karangasem Beritakarangasem Informasi Karangasem


Beritabangli.com - Media Online Bangli Bali Terkini

Menyajikan Berita Politik, Seksologi, Hukum, Kriminal, Wisata, Budaya, Tokoh, Ekonomi, Bisnis, Pendidikan di Bangli, Bali, Nasional dan Dunia.



News Lainnya :


Berita Lainnya